Minggu, 24 November 2024

TEMAN SUAMI TEMAN NIKMATKU


 

Tepatnya jam 20:00 aku masih sibuk dengan kerjaan ku yang berada di kantor ku , beberapa karyawan ada yang mengambil lembur termasuk aku , panggil saja nama ku Roy umurku baru menginjak 29 tahun saat ini.
cuaca malam ini sangat dingin sekali karena suhu di daerah ku hampir setiap malam dingin , maklum hidup di daerah yang dekat sama pegunungan .

Tiba waktunya pulang cukup larut malam sekali aku memutuskan membeli secangkir kopi untuk menghangatkan tubuhku yang menggigil , tak sengaja di jalan aku bertemu dengan teman ku yang kebetulan dia pun baru pulang dari kerja nya .
“Royy ,, mau kemana kamu .. ?? ” tanya temanku sambil membawa motor nya ” baru pulang nih ,, ” jawabku sambil menikmati kopi yang ku beli tadi.
“mampir dulu kerumah ku roy , kita minum dulu disana .. ??”
“minum apa tuh .. ??” tanyaku sambil kebingungan “udah naik aja ,, pokonya bikin badan kita hangat ” ujarnya sambil memaksaku ikut dengan nya .

Aku dan teman ku pun menuju ke rumah nya yang berada di daerah perumahan , suasana disana lebih dingin di bandingkan dengan di kantorku tadi tak lama kami berbincang bincang di motor kami pun sampai di rumah nya ,
Dia memasukan motor nya ke garasi yang ada di samping rumah nya ,
“masuk roy ” mengajak ku masuk sambil membuka helm nya ..


Kami pun berdua masuk kedalam rumah nya dan bersantai di ruangan tamu nya . sebut saja dia adalah martin , martin tiba tiba menuju ke lemari es
ternyata dia membawakan minuman alkohol yang baru di beli beberapa hari yang lalu, tak lama kemudian martin memanggil istrinya untuk mengambil 2 gelas dan di antarkan ke ruangan tamu , betapa terkejut nya aku melihat istrinya martin yang sangat cantik dan toket yang begitu besar, dengan menggunakan pakaian tidur long dress membuat tubuh nya keliatan indah banget.

“Ini gelas nya mas.. ” sahutnya kepada suaminya
kami pun minum sambil berbincang bincang di ruangan tamu , sedangkan istrinya kembali ke ruangan tengah , ku perhatikan bokong nya dari belakang membuatku ingin menikmatinya..
kami minum sampai larut malam dan kami pun sudah berada di posisi mabuk berat , martin yang tidak kuat tergeletak di ruangan tamu sambil muntah muntah , tak lama kemudian istri martin pun menghampiri kami .


“Tolong bantu bawa kekamar mas ” … pintanya padaku “oke ,,, “jawabku sambil tersenyum ..
kami angkut martin kekamarnya dan di geletakan di kasur ,, kami berdua pun keluar kamar sedangkan istrinya membereskan tempat yang tadi kami pakai minum ,,
ku perhatikan istrinya martin begitu indah nya dia aku perhatikan belahan toket nya yang besar itu khayalan ku sudah kemana mana saja , baju yang begitu pendek mengangkat dengan sendiri nya ketika dia membungkuk , ternyata dia tak sadar ada aku di ruangan tengan , begitu tak karuan nya aku ketika celana dalam nya kelitan membaluti pantat nya yang putih.

 


Aku tak tau harus kaya gimana yang aku pikirkan hanya ingin menikmati nya
waktu pun terus berjalan dan martin pun ku lihat nyenyak banget tidur kucari istrinya di ruangan tamu tidak ada di dapur pun gak ada juga saya semakin penasaran dia ada dimana ku dengan gemuruh sower dari kamar mandi kamar tamu , ku masuk pelan pelan dan begitu kaget nya saat kulita toket nya yang begitu kecang dan besar putih dan mulus banget badan nya tidak terlihat vagina nya dia mandi menghadap samping kulihati tubuh nya dari atas sampai bawah begitu indah nya saat badan nya di terkena air ,,
aku sudah tidak karuan melihat nya karena efek dari alkohol yang aku minum juga, jadi hawa panas dan berani pun muncul seketika ,

ku masuk perlahan dan kudekap dari belakang .. sontak dia terkejut melihat dari belakang ternyata diriku yang menerkam nya ..
“mass apa apaan mass,,, jangan mass .. ” sahut nya sambil mencoba memberontak ,
“diam kamu ,, aku ingin sekali menikmati tubuh mu ,, ” jawabku sambil menciumi pundak nya. ku jilatin pundak dan leher nya sambil ku remas toket nya yang besar dan putih itu .

Tiba tiba dia mendesah “aaahhh” ternyata dia mendesah ketika tangan ku memutar mutar pentil nya . aku terus memutar mutar pentil toket nya dan sesekali ku jilat juga toket nya , nafsu ku sudah memuncak tidak sabar ingin sekali butu buru menerobos memek nya.

Ku buka semua pakaian ku dan terpampang jelas penis ku yang begitu gagah panjang dan besar ,, dia pun sangat terkejut , ku jongkokan dia di depan penis ku dan ku paksa dia suruh mengulum penis ku ,, begitu nikmatbanget di kulum sama orang cantik dan sexy terasa dingin dan nikmat banget .. cukup lama aku suruh dia mengulum penis ku dan akhir nya dia yang berbalik nafsu ya tinggi dia menjilati penis ku dengan begitu penuh perasaan

Kulepaskan penisku dari mulut nya .. ku rebahkan dilantai dan ku masukan penis ku dengan pelan pelan

“Aaahhh ,, masss,, aahhh ” desahan nya sambil memeluk ku ,, ku coba pompa dengan perlahan laha sampai pompaan ku begitu tak terkendali lagi menghancurkan lubang memek nya ,, dia sangat menikmati sekali pompaaan penis ku .. ku bangun kan dia dan ku tunggingkan dia lalu ku hantam lagi dengan dogystyle ,, begitu enak nya aku melumati punggung nya ,,
penis ku mulai merasakan tegang sekali , aku tau kalo aku ingin segera meludahkan sepermaku ,, tapi aku terus memompanya dengan begitu tambah kuat . “ccroooittt .. crrooott ” ku lepaskan perlahan penis ku dari meme nya dan terlihat jelas spermaku mengalir dan membasahi memek nya ,,


Sebelum ku meninggal kan nya ku lumat bibir nya dan sambil berkata pada nya “makasih ya , kamu sudah bersedia ku setubuhi ,, ” sambil memeluk nya ,, aku bergegas kembali ke ruangan tengan dan berbaring hingga aku menginap di rumah martin sampai menjelang pagi

 

Rumput tetangga jauh labih hijau


 

 

 seperti kata pepatah Namaku Fitri umur 29 tahun. Aku sudah bersuami, umurnya selisih jauh dari usiaku. Sebetulnya aku mendambakan suami yang bisa melayaniku dalam kebutuhan sex. Namun dia tidak bisa mengimbangiku. Karena aku harus menempuh tugas pendidikan S2 aku harus tinggal sendirian di kota tempat aku melanjutkan pendidikanku.
Karena sendirian aku kadang kesepian di tempat kost, karena tempat kosku memang bukan untuk kost pada umumnya. Aku sengaja cari paviliun biar tenang. Untunglah aku berkenalan dengan anak pemilik kost yang masih mahasiswa sehingga aku tidak begitu kesepian. Dia sangat tampan menurut ukuranku. Badan nyapun cukup atletis dan memiliki bibir seksi. Kami sangat akrab bahkan sangat akrab.
Hingga suatu hari kami hanya berdua duduk di teras paviliun rumah. Tempatnya dio belakang dan sejuk membuta kami terbuai. Sambail ngobrol berdua, tidak ada orang di kiri kanan karena hanya aku yang kost, kami berdua duduk bersebelahan dengan rapat. Kemudian Adit membuka pembicaraan dengan kembali mengulangi pertanyaannya.
“Berapa lama kamu tugas di luar kota?”
“Yah.. dua bulanan, memang kenapa dit? Kujawab,
“Apa Fitri nggak akan kesepian begitu cukup lama tinggal sendirain?” kata Adit.
“Yah tentunya normal dong kesepian, apalagi nggak disiram-siram.” kuulangi jawaban yang sama sambil kupandang wajah Adit dengan ekspresi menggoda.
Tiba-tiba Adit meletakkan tangannya di pundakku dan menatapku. Tak mau mau kalah aku dengan beraninya menarik wajahnya. Kemudian aku mencium pipi dan melumat bibirnya dengan penuh nafsu. Dia meladeni ciumanku. Diriku seperti terbang, kulayani lumatan bibirnya dengan penuh nafsu pula. Sambil berciuman, dengan lirih Adit bertanya,
“Oh Fitri sangat cantik, boleh nggak Adit mengisi kesepian Fitri?” Sebagai jawaban kubisikkan di telinganya,
“Oh.. dit, boleh saja, Fitri memang kesepian dan butuh orang yang dapat memuaskan..”
Sambil berciuman, tangan Adit membuka kancing bajuku dan memasukkan tangannya di balik kutangku sambil meremas-remas buah dadaku dan memilin-milin puting susuku. Tubuhku menggelinjang menahan rangsangan tangannya.gairahsex.com Kemudian tangannya terus turun ke bawah, dari balik rokku dan celana dalamku yang sudah basah, ia memasukkan jari-jari tangannya mempermainkan klitorisku. Setelah sama-sama telanjang, Nafsuku semakin naik, dengan lirih aku mengerang,
“Oh.. oh dit, aduh Adit pinter sekali.. oh.. puaskan Fitri dit.. Oh..” Dengan semangat Adit mempermainkan lubangku sambil kadang-kadang ia melumat bibirku. Tubuhku terasa terbang menikmati permainan jari-jari tangannya di lubangku. Kurasakan satu dan akhirnya dua jari Adit masuk ke dalam lubang lubangku.
“Oh.. dit.. aduh.. enaknya dit.. oh terus dit..” aku mengerang menahan kenikmatan. Mendengar eranganku, kedua jari tangan Adit makin mengocok lubang lubangku dengan gerakan yang sangat merangsang. Dan akhirnya, beberapa menit kemudian karena tak tahan, aku mencapai orgasme.
“Oh Ri, aagh.. Fitri keluar Ri..” Kujilati seluruh permukaan wajah Adit dan kulumat bibirnya dengan nafsuku yang masih tinggi. Adit masih tetap memainkan kedua jarinya di dalam lubangku. Begitu hebatnya permainan kedua jari tangan Adit yang menyentuh daerah-daerah sensitif di dalam lubang lubangku, membuatku orgasme sampai tiga kali.
Kelihatannya Adit begitu bernafsu dan saat itu ia mengajakku bersetubuh.“Fitri.. boleh nggak Adit masukkan penis Adit ke dalam apem Fitri?”Kujawab saja, “Jangan di sini dit, bahaya kalau ketahuan, nanti di rumah saja ya Yang..” “Benar nih jangan bohong ya.. dan bagaimana caranya?” tanya Adit. Kujawab saja, “Nanti kamar nggak dikunci, masuk aja dit, yang penting jangan ketahuan orang rumah.”
Tak mau berlama-lama kuajak dia ke kamarku. Dengan sekali dorongan di tempat tidur dia terlentang di tempat dengan penis yang ngaceng menantangku. AKu tak tak sabar dengan nafsuku. Kupegang penisnya selanjutnya kukocok, kujilat, kuremas. Beberapa menit aku asik memainkan penisnya hingga mulutku terasa sesak dan pegal. Sambil bersimbah aku mainkan aksiku mengerjain penisnya dengan posisi sambil duduk. Aku minta dia telentang di lantai untuk oral seks di bawah.
Ganti posisi 69 dengan aku diatas membuat aku sangat puas. Sambil posisi 69 dan kutunggangi dia aku mengulum dan mongocok penisnya. Kami ‘terjebak’ dalam posisi 69. Dengan liar lidahnya menjelajahi permukaan lubangku. Dia menikmati aksiku dan aku menikmati aksi jilatan lidah di lubangku. Tangannya meremas kedua payudaraku mengimbangi kenikmatan di lubangku. Aku lebih pengalaman harus mengajarinya karena dia memang belum pengalaman. Hingga kurasakan di mulutku penisnya sudah makin mengeras segera kuarahkan ke lubangku. Kutunggangi dia.

Kuarahkan penisnya ke dalam lubangku yang sudah siap menelan penisnya. Rasa nikmat luar biasa menghinggapiku, ketika batang penisnya mulai menerobos liang lubangku. “Uh.. Nikmat sekali.. aku suka penismu.. Enak..” desahku sambil menggoyangkan tubuhnya naik turun di atas tubuhnya.
“Heh.. Heh.. Heh..” begitu suara yang terdengar dari mulutku. Seirama dengan ayunan tubuhnya di atas penisnya. “aku suka.. Ahh.. Ngentotin anak muda.. Ahh.. Seperti kamu.. Yes.. Yes..” aku terus meracau sambil menikmati tubuhnya. Tangannya kemudian menarik tanganku dan meletakkannya di payudaraku yang bergoyang-goyang berirama. Diapun aku minta meremas-remas payudara kenyal itu. Suara desahanku semakin menjadi-jadi.
“Enak.. Ahh.. Ayo terus.. entotin aku .. Ah.. Anak pintar.. Ahh..” Tak lama tubuhku mengejang. Dengan lenguhan yang panjang, aku mengalami orgasme yang kedua kalinya kemudian rubuh di atasnya. Karena dia belum ejakulasi, nafsukupun masih tinggi menunggu penyaluran. Dibalikkan tubuhjy dan digenjot penisnya dalam liang kewanitaanku. Rasa nikmat menjalari seluruh tubuhku. Kali ini eranganku yang menggema dalam kamar tidur itu.
“Oh.. Enak Adit .. Yes.. Yes..” erangku ditengah suara ranjang yang berderit keras menahan guncangan.
“AKu mau keluar Wit ..” kata dia ketika aku merasakan air mani sudah sampai ke lubangku. “Keluarin di mulutku, sayang..” Akupun mencabut keluar penisnya dan mengarahkannya ke wajah ku. AKu langsung meraih penisnya, untuk kemudian dimasukkan ke dalam mulutku.
“Ahh.. ahh..” jeritnya ketika dia menyemburkan spermanya dalam mulutku. Sambil mengocok penis hingga hampir seluruh sperma masuk ke dalam mulutku. Setelah puas mengulum dan menyedot spermana aku mengeluarkan penisnya dan mengusap-usapkannya pada seluruh permukaan wajahku. Dengan nafsu aku menjilati seluruh batang penis yang penuh sperma. Pemandangan indah ini membuatku dia berdaya dan aku rebah. Sementara aku menindih dan menciuminya. “Enak sayang?” tanyanya sambil t ersenyum genit. “Enak Dunk … jawabku.
Malamnya aku minta dia untuk janjian untu bercinta lagi. Dia setuju. Sesampainya di pavilium rumah, selesai mandi kukenakan daster tidurku tanpa celana dalam, dan kusemprotkan parfum di tubuhku, siap menanti pria yang akan mengisi kebutuhan seksku. Sambil tidur-tidur ayam, kunantikan Adit masuk ke kamarku. Sekitar jam 01:00, kulihat pintu kamar yang sengaja tidak kukunci secara perlahan dibuka orang.
Kulihat Adit masuk. Setelah ia menutup kembali pintu kamar dan menguncinya, ia menuju tempat tidurku dan langsung menindih tubuhku dan menciumi wajah serta bibirku. Sambil menciumiku, tangannya menggerayangi lubangku. Adit berkata,
“Wah sudah siap nih ya.. nggak pakai celana dalam..” Tak berapa lama Adit mengangkat dasterku dan mempermainkan klitorisku dan sesekali memasukkan jarinya ke lubang lubangku, membuatku melayang dan lubangku cepat banjir.
Ternyata Adit juga sudah siap dengan tidak memakai celana dalam. Digesek-gesekannya penisnya yang sudah mengeras di pahaku sambil jari-jari tangannya mempermainkan lubangku. Kubalas gerakan Adit dengan meremas-remas dan mengocok penisnya. Nafsuku semakin naik, begitu juga Adit karena nafasnya terdengar semakin memburu.gairahsex.com Sambil tersengal-sengal, ia melenguh, “Oh.. oh.. Fitri.. Adit sudah nafsu.. Fitri haus kan.. Adit masukkan ya..” Aku pun sudah tidak tahan, “Oh Ri.. masukkan cepat penisnya.. Fitri sudah nggak tahan.. Ohh Ri..” kami berguling-guling bergantian diatas. Kasurku berantakan seperti kapal pecah karena aksi pergumulan seru kami. AKu tak peduli. Layaknya orang berkelahi kami bergantian saling menindih dan mengunci.
Tak sabar juga aku akhirnya aku pasrah. Kemudian, “Slep..” kurasakan penis Adit yang lebih besar dan panjang dibandingkan lontong suamiku itu masuk dengan mudah masuk ke dalam lubang lubangku yang sudah benar-benar basah itu. Kurasakan penisnya sampai menyentuh dinding lubangku yang terdalam.
“Oh.. Ri.. aduh enaknya Ri.. oh gede Ri..” aku merintih, sambil kupeluk erat tubuh Adit. Kudengar pula rintihan Adit sambil menurun-naikkan penisnya di dalam lubangku.
“Oh.. oh.. agh.. Fitri, enak sekali apem Fitri.. oh.. aagh..” Dari cara permainannya, aku merasakan Adit belum berpengalaman dalam hal seks dan kelihatannya baru pertama kali ia berbuat begini.
Mungkin karena begitu nafsunya kami berdua kurang lebih 10 menit menikmati hujaman penis Adit, aku sudah mau mencapai orgasme.
“Oh.. agh.. aduh Ri.. cepatkan tusukannya Ri.. Fitri mau keluar.. oh…aagh..” Kurasakan Adit pun sudah mau orgasme.
“Oh.. agh.. Mbak, Adit juga mau keluar.. oh.. aaaghh..” Tak lama kemudian, berbarengan dengan keluarnya spermaku, kurasakan semburan sperma yang keluar dari penis Adit yang masih perjaka, keras dan berkali-kali memenuhi lubang lubangku.
Kucabut penisnya dari lubangku selanjutnya kugarap penisnya dengan mulutku agar aku bisa menikmat spermanya. Ingin aku merasakan sperma perjaka. wowwww … kukocok … kusedot lagi. Spermanya makin muncrat dan kutelan bulat-bulat penisnya hingga semprotan spermanya masuk kerongkonganku … benar-benar nikmat. Selanjutnya kujilat sisa-sisa sperma yang menempel di ujung batang penisnya dan perutnya. Kumainkan lidahku dan sesekali kumainkan tanganku agar spermanya keluar lagi. Penisnya masih keras sehingga aku bersemangat untuk mengulumnya. Sementara dia makin menggelinjang kegelian tak karuan.
Kami berdua berpelukan erat merasakan kenikmatan yang tiada taranya ini. Kubisikkan di telinga Adit,
“Terima kasih Ri, Mbak puas sekali..”
“Aduh Fitri, baru pertama kali ini Adit rasakan enaknya apem.. Fitri puas kan..” Adit pun berbisik, tambahnya.
Kemudian, Adit mencabut penisnya dari dalam lubang lubangku. Aku berusaha menahannya karena aku ingin nambah lagi. Adit berbisik,
“Besok-besok aja lagi, sekarang Adit harus keluar.. takut ada orang yang bangun..” Setelah mengecup kening dan pipiku, Adit permisi keluar. Kubisikkan di telinganya,
“Hati-hati ya dit.. jangan sampai ketahuan orang lain..” Walaupun belum begitu puas, tapi hatiku bahagia bahwa Adit akan mengisi kesepian dan memenuhi kebutuhan seksku selama suami di luar kota.
Setelah kejadian pertama ini, hubungan seksku dengan anak pemilik kost ini terus berlanjut. Sayangnya hal ini kami berdua lakukan di rumah, karena saat itu memang tidak pernah terpikir untuk main di luar misalnya di Motel. Saking puasnya menikmati permainan seks dari Adit, aku lupa akan jadwal kalender KB yang selama ini kugunakan. Sedangkan setiap kali Adit menyetubuhiku, spermanya selalu ditumpahkan di dalam lubangku.
Aku sendiri memang tidak menginginkan sperma Adit ditumpahkan di luar, karena justru merasakan semburan dan kehangatan sperma Adit di dalam lubangku, merupakan suatu kenikmatan yang luar biasa. Akibatnya setelah beberapa kali melakukan hubungan, aku sempat terlambat 6 hari datang bulan (mens).
Hal ini kuceritakan kepada Adit, saat kami mengobrol berdua di paviliun. Khawatir benar-benar hamil, kuminta Adit mengantarku ke dokter untuk memeriksakannya. Pada mulanya Adit tidak setuju, dan ingin mempertahankan kehamilanku. Aku tidak setuju dan tetap ingin menggugurkannya.
Keesokan paginya dengan diantar Adit, aku memeriksakan diri ke suatu rumah sakit bagian kandungan. Aku tidak sabar dan khawatir jika ternyata aku benar-benar hamil. Hal ini kuutarakan kepada Adit dan kuminta ia membantu membelikan satu botol bir hitam untukku.gairahsex.com Keesokan harinya, Adit menyerahkan bir hitam itu kepadaku, dan malamnya kuminum. Tiga hari setelah minum bir hitam tersebut, mens-ku datang.
Setelah mens-ku selesai sekitar 7 hari, aku dan Adit melanjutkan lagi hubungan seks seperti biasanya. Praktis selama dua bulan ada 18 kali aku dan Adit berhasil melakukan hubungan seks yang memuaskan dengan aman tanpa ketahuan keluarga di rumah. Keinginan untuk melakukannya setiap hari sulit terlaksana, mengingat situasi rumah yang tidak memungkinkan.
Dari sekian kali hubungan seksku dengan Adit, seingatku ada tiga kali yang benar-benar sangat memuaskan diriku. Selain kejadian yang pertama kali, hubungan seksku dengan Adit yang sangat memuaskan adalah sewaktu kami berdua melakukan di suatu siang hari dan saat malam takbiran. Kejadian di siang hari itu, yaitu saat aku selesai mandi dan bersiap-siap berhias diri mau pergi ke kantor.
Tanpa sepengetahuanku, saat aku memakai make-up, tiba-tiba Adit masuk kamarku yang tidak terkunci. Setelah menutup pintu kembali dan menguncinya, dari belakang ia memelukku, melepaskan handuk yang membungkus tubuhku, sehingga aku dalam posisi telanjang bulat. Diciumnya pundak belakangku, sambil tangannya memainkan kedua payudaraku, dan turun mempermainkan lubangku.
Akibatnya, aku tak tahan dan lubangku cepat basah. Segera kubalikkan tubuhku dan kupeluk serta kulumat bibir Adit dengan penuh nafsu. Kemudian kubuka reitsleting celananya dan kutanggalkan celana panjang dan celana dalamnya. Kemudian aku jongkok di hadapannya, sambil meremas, menjilati, dan mengulum lontongnya dalam mulutku.
gaya bercinta wanita di atas agresifSetelah kurasakan penisnya semakin keras, kudorong tubuh Adit duduk di tepi tempat tidur. Kemudian aku berdiri membelakanginya, dan setengah jongkok kupegang dan kuarahkan penisnya masuk ke dalam lubang kewanitaanku yang sudah basah itu. Kuturun-naikkan dan kuputar pinggulku untuk merasakan nikmatnya penisnya Adit yang telah masuk seluruhnya dalam lubang lubangku.
Sambil bergoyang itu, aku merintih dan berdesah, “Oooh.. aaaghh..” Adit tak mau ketinggalan, ia membantu menurun-naikkan pinggulku dan kadang-kadang meremas-remas kedua buah dadaku. Kurang lebih tiga menit dengan posisi ini, terasa aku sudah mau orgasme. Kupercepat gerakan turun naik dan goyangan pinggulku, dan saat itu Adit merintih,
“Oh.. oh.. Fitri, Adit mau keluar.. oh..”
Akhirnya berbarengan dengan keluarnya spermaku, kurasakan penis Adit menyemprotkan spermanya dengan keras memenuhi lubang lubangku. Tubuhku terasa terbang merasakan semprotan yang hangat dan nikmat itu. Kemudian kukeluarkan penisAdit dari lubang lubangku. Kulihat masih cukup keras. Dengan penuh nafsu kujilati, kuhisap penis Adit yang masih basah diselimuti campuran sperma kami berdua.
gaya bercinta nunggingTak berapa lama kemudian penis Adit kembali keras. Kemudian kuminta Adit menyetubuhiku dari belakang. Dengan menopangkan kedua tanganku di atas meja hias dan posisi menungging, kusuruh Adit memasukkan batang penisnya ke dalam lubang lubangku dari belakang.gairahsex.com Betapa nikmatnya kurasakan penis Adit menghunjam masuk ke dalam lubang lubangku, kemudian sambil meremas-remas kedua buah dadaku, Adit mempercepat tusukan penisnya.
Dari cermin yang berada di hadapanku, kulihat gerakan dan ekspresi wajah Adit yang sedang mempermainkan lontongnya di dalam lubang lubangku. Situasi ini menambah naiknya birahiku. Kurang lebih tiga menit merasakan tusukan-tusukan penisnya, aku tak tahan ingin orgasme lagi. Aku merintih,
“Aduh.. oh.. agh.. Ri, tembus Ri.. aagh.. Fitri mau keluar lagi, cepatkan Ri.. oh.. aaghhh..” Ternyata Adit pun mau keluar. Ia pun merintih,
“Oh.. augh.. Fitri, Adit juga mau keluar.. aduh.. Fitri.. bareng ya.. oh..” Beberapa saat kemudian, secara bersamaan aku dan Adit mencapai orgasme. Kurasakan kembali semprotan sperma Adit yang hangat dan nikmat lubang lubangku.
Setelah itu, kami berdua berpelukan dengan mesra. Aku berkata, “Nakal ya..” Adit mencium pipi dan keningku kemudian pamit keluar. Kemudian aku pun keluar ke kamar mandi untuk membasuh lubangku. Jam 14:00, jemputan mobil dari kantorku datang. Malamnya sesuai janji via telepon, kembali Adit masuk ke kamarku dan menyetubuhiku secara terburu-buru, karena khawatir ada yang memergoki. Walau dalam keadaan terburu-buru, persetubuhanku dengan Adit yang dilakukan setiap dini hari itu, cukup memuaskan, karena paling tidak setiap bersetubuh itu aku bisa orgasme minimal satu kali dan merasakan semprotan sperma Adit di dalam lubangku.
Selanjutnya, persetubuhanku dengan Adit yang benar-benar memuaskan dan menyebabkan aku lemas tak berdaya adalah saat malam takbiran. Adit mulai menggerayangi lubangku dengan jari-jari tangannya sambil melumat bibirku. Aku menggelinjang dan merintih,
“Oh.. Ri.. enak sekali.. Ri.. oh terus Ri..” Aku tak mau kalah dan kuremas-remas penisnya dari luar celana yang membuat semakin keras. Kemudian kusuruh Adit berdiri, kubuka reitsleting celana panjangnya dan sekaligus celana dalamnya. Kulihat dan rasakan penis Adit lebih keras dan besar dari biasanya.
“Aduh.. wow.. kok lebih keras dan besar Ri penisnya?” Adit berterus terang bahwa sorenya ia minum jamu kuat laki-laki sebagai persiapan untuk memuaskan diriku. Kuhisap, kujilati dan kukulum penisny dengan penuh nafsu. Karena tak tahan lagi, kudorong tubuh Adit duduk di sofa. Aku duduk di atas pangkuannya. Kemudian kupegang dan arahkan penisnya ke dalam lubangku. “Wow.. aduh Ri.. gede banget dan enak Ri, penismu.. aduh.. oohh..” aku mengerang.
Sambil kulumat bibirnya, kunaik-turunkan pinggulku agar dapat merasakan gerakan, tusukan dan denyutan penis Adit. Sekitar dua menit kugoyang, akhirnya aku mencapai orgasme karena tak tahan merasakan penis Adit yang lebih keras dan besar dari biasanya. Kemudian kami berdua merubah posisi dengan doggy style. Kurang lebih tiga menit, lagi-lagi aku tidak tahan dan orgasme untuk yang kedua kalinya.
Bercinta sambil berdiriSetelah beristirahat sebentar, kami berdua merubah posisi dengan berdiri. Kali ini aku ajak dia bercinta di kamar mandi. Kusandarkan di dinding selanjunya kugarap dia sambil berdiri. PenisAdit masih keras dan ia belum keluar sama sekali. Lagi-lagi, mungkin karena pengaruh bir dan nafsu yang menggebu, aku mencapai orgasme yang ketiga kalinya.
Dengan masih mempertahankan penisnya yang keras dan panjang di dalam lubangku, Adit menggendongku masuk ke kamar tidurku. Direbahkan tubuhku di kasur di atas lantai yang sudah kusiapkan. Masih kurasakan nikmatnyan dan orgasmeku yang keempat kalinya saat Adit menyetubuhiku dengan posisi di atas. Setelah itu aku tak ingat lagi dan menyerah pasrah menerima tusukan-tusukan penis Adit.
Mungkin lebih dari 10 kali aku mencapai orgasme, dan aku tak tahu berapa kali Adit keluar. Saat terbangun kira-kira jam 5 pagi, terasa kepuasan yang amat sangat pada diriku walau kakiku rasanya gontai dan lemas. Kurasakan juga kehangatan sperma Adit yang masih ada di dalam lubangku

 

Selasa, 29 Oktober 2024

Suami Pergi Tugas Istrinya Kuberi tugas

 

Sebut saja namaku Arif (24 tahun), aku masih kuliah di Perguruan Tinggi Negeri di Kota Surabaya , aku memiliki kenangan yang indah bersama seorang wanita bernama Ima, (28 tahun) dia adalah istri temanku sekampung yang bernama Haris (35 tahun) dan bekerja di sebuah perusahaan swasta di Surabaya. Perselingkuhanku dengan Ima terjadi setahun yang lalu. Semua berawal dari pertemuanku dengan Haris yang tidak sengaja di sebuah kantor bank swasta di Kota Surabaya. Kami sama-sama terkejut karena bisa bertemu di kota perantauan, karena kami sebenarnya berasal dari Kota Kebumen.

Setelah pertemuan itu Haris mengajak aku mampir ke rumah kontrakannya dan disanalah aku diperkenalkan dengan Ima, istrinya. Terus terang saat pertamakali bertemu aku sudah tertarik pada Ima karena cantik dan ramah, namun demikian aku sadar diri kalau dia ada yang punya. Singkat cerita… aku jadi sering main di rumah Haris dan aku jadi akrab dengan Ima.

Sekitar 3 bulan kemudian Haris dan Ima menawariku untuk tinggal dirumahnya dari pada aku kos sendiri, itung-itung menghemat biaya kuliah, karena masih ada kamar yang kosong dirumahnya. Tentu saja aku langsung menerima tawaran itu dan akupun segera pindah ke rumah Haris. Sejak tinggal bersama itu aku makin sering berinteraksi dengan Ima dan… perlahan akupun semakin tertarik padanya, aku sering mencuri-curi pandang untuk melihat kecantikannya.

Setiap pagi dan sore hari aku dapat melihatnya ketika dia selesai mandi karena selain waktu tersebut dia selalu berpakaian tertutup dan berjilbab. Kulitnya yang putih dan bodynya yang bahenol selalu membuatku gregetan… dan untuk melampiaskan hasratku aku selalu beronani ria di kamar mandi dengan berkhayal ngentot bersama Ima. Kegiatan itu selalu kulakukan hingga akhirnya sebuah kesempatan datang. Saat itu Haris mendapat tugas dari kantornya untuk mengikuti training karyawan di kantor pusat Jakarta salama 10 hari.

Setelah Haris pergi akupun mulai merancang strategi untuk merayu Ima agar mau di entotin. Dan rencana itu akhirnya berhasil pada hari ke 4 setelah Haris pergi. Pagi itu seperti biasa aku selalu mengintip Ima mandi, mumpung ada kesempatan saat suaminya tidak dirumah. Namun pagi itu benar-benar istimewa, karena Ima tidak hanya mandi, tetapi juga bermasturbasi dengan buah ketimun yang telah disiapkannya dan inilah kesempatanku.

Aku segera melucuti pakaianku dan bugil di depan pintu kamar mandi dan pada saat Ima keluar akupun segera menyergapnya, Ima terkejut dan berusaha berteriak, namun aku langsung membekap mulutnya. Dia terus berontak hingga handuknya terlepas dan kamipun jadi sama-sama bugil, akupun langsung menekan mental Ima. Sudahlah Ma… aku tau ko kamu lagi pingin ngentot, kamu kesepian kan di tinggal suami kamu ke Jakarta..? daripada pake ketimun mendingan pake punyaku aja. Namun dia terus berontak walau hanya sebentar.

Serbuan jariku di memeknya dan permainan lidahku di leher dan toketnya membuatnya tak berdaya. Akhirnya diapun terangsang. Jariku terus kumainkan di memeknya, klitorisnya jadi basah dan memerah karena terus ku kocok-kocok dengan jariku. Lalu diapun mencapai orgasme. Tubuh Ima langsung lemas dan memeluk tubuhku, nafasnya terengah-engah seperti baru lari jarak jauh. Gimana Ma… enak kan…? Ima langsung memandangku dan memelukku dengan erat.

Rif kamu ko pintar si mainnin memek aku…? enak banget rasanya…!!! Itu masih pemanasan aja Ma, aku bisa membuat kamu lebih horny dari yang tadi…. kamu mau kannn? Ima langsung tersenyum dan meremas Penisku dengan gemas.

Aku tau ini artinya Ima tidak menolak, segera saja kugiring dia menuju ke kamar. Masih dalam kondisi bugil kami berjalan mesra kekamarku seperti pengantin baru. Sesampainya di kamar Ima langsung berbaring terlentang di atas kasur. Sesaat aku berdiri di sampingnya menikmati pemandangan ini. Ima memang wanita yang mantap abis… wajahnya cantik, bodinya putih dan mulus, namun yang membuatku kesengsem adalah Toketnya yang berukuran 36 C dan Vegynya yang bersih. Setelah puas memandanginya akupun langsung menindihnya, Kami berdua begumul mesra dengan penuh gairah.

Klitoris Ima yang merah berkilauan menjadi mainan bagi lidah dan bibirku… sungguh nikmat rasanya. Sesaat kemudian aku segera meminta Ima mengulum penisku, walaupun awalnya menolak karena belum pernah diapun akhirnya mau juga… bahkan merasa keenakan. Sambil menikmati sedotan Ima, kumainkan jari-jariku di Vegynya.

Akhirnya Ima pun mulai tak tahan, dia berhenti mengulum dan dengan malu-malu dia berkata, Rif…Aku sudah nggak tahan pingin ngentot ni… Punya kamu dimasukin ya…!! aku hanya tersenyum. Dalam hatiku aku berkata, akhirnya… tercapai juga harapanku…!! Segera saja Kulentangkan tubuh istri temanku itu dan langsung kuarahkan ujung penisku ke mulut Vegynya yang menganga lebar dan basah… Bless Slepp tenggelam sudah penisku..

 

Kulihat mata Ima terpejam dan dari mulutnya terdengar desahan Ohh…… Ahh…… dan perlahan aku mulai bergoyang maju mundur sambil tanganku terus meremas-remas toket Ima. slep…slep….slepp… suara yang merdu terdengat dari vegy Ima. Dia mulai merintih dan mendesah nikmat seiring dengan goyanganku yang kupercepat….Ah…Uhhh… Ooohh…. dan 3 menit kemudian tubuh Ima mulai mengejang dan Croooot…. Ima mencapai orgasme pertama dengan penisku.

Setelah beristirahat sebentar Ima kembali kuentoti, namun dalam posisi nungging dan rasanya benar-benar nikmat sambil meremas-remas pantat Ima yang putih dan bahenol kugoyangkan kontolku dengan tempo cepat sehingga Ima hanya mendesah saja.. lalu tak lama kemudian ia kembali orgasme yang kedua… Ima mengerang merasakan nikmatnya penisku… Oh… Ahhh… Rif… Penismu enak bangetz…… Oh…. Ahhh.

Sesudah itu kamipun beristirahat, sambil kupeluk tubuh Ima akupun berusaha merayunya… Ima maafin aku ya sudah berbuat kurang ajar sama kamu, terus terang sebenarnya aku sangat tertarik sama kamu, kamu sangat cantik. Ima pun langsung tersenyum dan menjawab.

Sudahlah Rif… Ga papa ko… aku malah senang di kurang ajari sama kamu…. aku jadi bisa merasakan nikmatnya hubungan intim yang sebenarnya… karena selama ini Mas Haris belum pernah membuatku orgasme.

Sesudah perbincangan itu akupun merasa lega karena Ima mau menerimaku, akupun kembali mencumbuinya dan Ia menurut saja saat kembali kuentoti dalam berbagai macam gaya sampai akhirnya akupun mencapai orgasme dan tertidur kelelahan.

Siang harinya Ima membangunkanku dan mengajak makan siang bersama… Kulihat dia sudah berpakian rapi dan berjilbab seperti biasanya. Ima kamu ko sudah rapi mau kemana? Nggak kemana-mana, tadi baru saja jemput Muna (Muna anaknya Ima) dari sekolah. Oo aku baru ingat kalau Muna yang baru duduk di kelas 2 SD selalu di jemput saat pulang sedangkan saat berangkat ikut bonceng dengan tetangganya.

Aku segera bangun dan berpakaian lalu pergi ke kamar mandi. Selesai mandi aku melihat Ima sedang membuat teh di dapur entah kenapa tiba-tiba aku kembali horny melihat Ima. segera saja aku menghampirinya, Ima pun menyapaku… eh sudah mandi yaa.. pasti segerr!! aku hanya tersenyum dan langsung memeluknya dari belakang.

Dia berusaha menolak, jangan gitu Rif… nanti Muna melihat bisa masalah.. tapi aku tidak peduli dan langsung kusingkap roknya keatas dan kutarik CDnya kebawah… Ima tau maksudku Ia pun langsung bersikap, Rif kalau pingin lagi pintu dapurnya di tutup dulu… akupun segera menutupnya dan kembali menghampiri Ima yang sudah siap nungging dengan rok yang tersingkap sampai ke punggung, segera kulepas handukku dan kuarahkan penisku ke vegynya…. slep… Bless!!! setelah masuk akupun langsung bergoyang dengan cepat hingga kami mencapai orgasme bersama-sama.

Sejak saat itu, selama Haris masih di Jakarta aku bebas ngentot bersama Ima, dan untuk mengenang saat-saat indah itu aku merekam adegan ngentot kami dari semua lokasi di rumah Ima, mulai dari tempat tidur, dapur, kamar mandi, meja makan, ruang tamu, ruang TV, dan halaman belakang rumah. Bahkan ngentot di samping Muna yang sedang asik bermain boneka juga pernah kami coba dan sensasinya sungguh luar biasa.

Selama seminggu itu aku benar-benar puas ngentotin istri temanku itu dan satu hari sebelum Haris pulang, aku sengaja menyewa handycam untuk membuat film bokep pribadi. Tentu saja Ima menolak ide gilaku tersebut namun dengan sedikit rayuan diapun menurut saja. Dan adegan hot itu kami mulai setelah Muna berangkat sekolah.

Tanpa membuang waktu segera kuminta Ima melucuti bajunya di ruang tamu sambil kurekam. setelah bugil aku segera memintanya berbaring terlentang di kursi sofa dan bermasturbasi dengan ketimun yang telah kupersiapkan. Saat itulah aku datang dengan kondisi bugil menghampiri Ima setelah sebelumnya kuletakkan handycam di tripot dan aku setel otomatis. Diatas sofa itu kucumbui Ima dengan sangat hot… hingga puas. sesudah itu baru kami ngentot dengan beraneka gaya sampai kami orgasme bersamaan.

Setelah Istirahat cukup, pada siang harinya kami kembali beradegan ngentot di ruang dapur dan dilanjutkan di meja makan. Pada sore harinya kami kembali bermesum ria sambil nonton TV dan dilanjutkan ngentot di kamar mandi. Aksi kami terus ber lanjut di malam harinya di kamarku sampai pukul 8 malam. Kami benar-benar puas dibuat mabuk oleh birahi selama sehari.

Lalu sekitar jam 9 malam kami berdua pergi ke Bandara untuk menjemput Haris yang pulang dari Jakarta. Setelah Haris sampai kami bersikap biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa selama kepergian Haris. Namun demikian sejak saat itu aku menjalin hubungan selingkuh dengan Ima. Setiap ada kesempatan bagus aku selalu memanfaatkan untuk bisa ngentot dengan Ima dan hubungan itu terus berlanjut hingga sekarang dan aku tidak tahu kapan akan berakhir.